Tuesday, September 18, 2012

Oldboy (2003)


Kalimat pertama yang saya ucapkan setelah menonton film ini adalah Sutradaranya gila! Film ini gila! Bayangkan saja ternyata alasan Oh Dae-su diculik dan dipenjara selama lima belas tahun ternyata karena masa lalunya yang mungkin ketika ia sendiri pada waktu diculik sudah dilupakan.

Bermula dari kantor polisi, Dae-su diamankan karena menggoda kekasih orang. Keadaannya sudah sangat mabuk saat itu, sampai akhirnya ia dibawa pulang oleh temannya. Dalam perjalanan pulang Oh Dae-su menelepon rumahnya, berbicara pada anak perempuannya yang hari itu berulang tahun. Ketika gagang telepon berpindah ke tangan temannya, saat itulah Dae-su diculik.

Dae-su tidak tahu di mana ia berada dan apa alasan ia ditempatkan di suatu kamar dengan fasilitas yang lengkap. Ia pun tidak tahu harus berapa lama ia mendekam dalam penjara itu. Katanya, kalau ia tahu mungkin ia akan bisa lebih mengantisipasi, atau bahkan ia tidak bisa.

Menulis buku harian adalah cara yang dipilihnya untuk tetap sadar dan tidak gila. Temannya hanya sebuah televisi. Tapi televisi hanya dapat didengarkan dan ditonton, tidak dapat mendengarkan dan disentuh.

Sambil mengisi waktu, Dae-su membuat dirinya kuat. Ia belajar tinju seorang diri, ditemani tembok yang digambarinya sesosok tubuh manusia. Ketika sebuah lagu dikumandangkan, asap akan keluar dari sebuah pipa dan ia akan tertidur.

Ada kalanya ia merasa ada semut yang keluar dari dalam kulitnya. Kelak, seorang perempuan akan memberitahunya bahwa ketika seseorang kesepian, ia akan memikirkan segerombolan semut.

Sebuah garis ia torehkan tahun demi tahun di dekat pergelangan tangan kirinya. Ia menghitung tahun yang telah ia lewat dalam penjara itu. Tembok dekat kasurnya dibolonginya dengan menggunakan sumpit. Saya kira ia pada akhirnya bisa lolos dengan cara itu, seperti dalam film Shawshank Redemtion. Tapi, pada suatu malam, ketika ia tertidur karena asap sudah memenuhi kamarnya, seorang wanita datang dan menghipnotisnya.

Dae-su terbangun dan berada dalam sebuah koper di atas sebuah apartemen. Di situlah dulu ia diculik. Jalan yang telah berubah menjadi gedung. Lima belas tahun menjadikan dirinya gagu.

Seorang pengemis memberinya sebuah telepon genggam dan dompet. Segera ia memasuki restoran Jepang dan memesan sesuatu yang hidup. Seorang gadis muda melayaninya. Telepon genggamnya berdering, dijawabnya pertanyaan-pertanyaan itu. Ketika tangannya disentuh oleh gadis muda itu, dia pingsan.

Dari situlah bermula hubungan Dae-su dengan gadis muda itu, Mi-do. Dengan bantuan Mi-do, Dae-su mencari tahu segala sesuatu yang berhubungan dengan penjara yang ia diami dulu. Beberapa kenangan dipakai Dae-su sebagai sumber informasi sampai akhirnya ia tahu di mana letak penjara itu.

Dae-su datang dengan palu terpegang di tangan. Ia habisi para penjaga penjara itu, namun mereka bahkan tidak tahu siapa yang ada di balik semua peristiwa itu.


Mi-do chating dengan seorang pria. Ternyata pria itu kenal dengan Dae-su. Berbekal informasi itu, ia mencari tahu. Ia datangi teman yang menjemputnya di kantor polisi dulu, Jo-hwan. Jo-hwan memiliki sebuah warung internet. Dan segera ia tahu bahwa lelaki yang chating dengan Mi-do bernama Lee Woo-jin yang tinggal di sebelah apartemen Mi-do. Segera Dae-su mendatanginya.

Woo-jin merelakan dirinya dibunuh oleh Dae-su. Tapi jika Dae-su membunuhnya, Dae-su tidak akan pernah tahu kenapa ia dipenjara selama lima belas tahun itu. Woo-jin memperingatkan Mi-do yang sendirian di kamar dan kembalilah Dae-su ke kamar Mi-do.

Mi-do diikat pada kasur yang diberdirikan, dibiarkan setengah telanjang dan dikelilingi para lelaki. Mereka adalah orang-orang penjaga penjara yang dihajar oleh Dae-su. Pemimpin penjaga itu ingin membalas dendam karena Dae-su telah mencongkel giginya dengan menggunakan palu. Tapi pengawal Woo-jin masuk dan membawa sekoper uang dan mereka meninggalkan kamar itu.

Mi-do pernah berkata bahwa ia akan menyanyikan lagu kesukaan Dae-su ketika ia siap menerima Dae-su. Dan malam itu, Mi-do bernyanyi. Dalam sebuah hotel mereka bercinta.


Woo-jin ternyata adik dari seorang gadis yang dulu memikat perhatian Dae-su. Mereka ternyata satu SMA. Dan gadis itu ternyata sudah meninggal. Tenggelam di sungai. Teringatlah Dae-su, dulu sebelum ia pindah ke Seoul, ia pernah memergoki Woo-jin sedang bercinta dengan kakaknya sendiri. Rahasia itu diberitahukannya pada Jo-hwan. Dan menyebarlah berita itu di sekolah.

Woo-jin berkata bahwa ia dan kakaknya saling mencintai, dan karena lidah Dae-su kakaknya bunuh diri. Tapi dengan melihat foto yang terpajang di ruangan tempat Woo-jin tinggal, Dae-su tahu bawa Woo-jin lah yang membunuh kakaknya.

Sebuah kotak berwarna ungu dipersiapkan Woo-jin untuk Dae-su. Tempat rahasia Dae-su terungkap. Mi-do adalah anak perempuannya sendiri. Betapa nelangsanya Dae-su. Ia sudah bercinta dengan anak kandungnya sendiri. Balas dendam yang gila!

Tidak hanya Dae-su nyatanya yang dihipnotis. Mi-do juga korban hipnotis. Dengan kode-kode yang diucapkan Dae-su ketika makan di restoran tempat Mi-do bekerja, hipnotis pada Mi-do berhasil. Ia akan jatuh cinta pada Dae-su.


Dae-su memotong lidahnya dan memohon pada Woo-jin agar kotak yang sama, yang sudah dipersiapkan untuk Mi-do tidak diperlihatkan kepada Mi-do. Ia rela menjadi anjing, pesuruh, apa pun bagi Woo-jin asal kebenaran tidak diungkapkan pada Mi-do.

Di akhir cerita, Dae-su dibebaskan dan Woo-jin menembak kepalanya. Balas dendamnya sudah selesai dan ia tidak tahu untuk apa lagi ia hidup. Dae-su mengunjungi perempuan yang menghipnotisnya dan memohon untuk membuatnya lupa bahwa Mi-do adalah anaknya karena ia terlanjur mencintai Mi-do. Hilanglah sisi monster dalam diri Dae-su.


Film yang berdurasi nyaris dua jam ini harus kalian tonton kalau kalian suka dengan film misteri, horor, dan thriller. Ceritanya tidak bisa ditebak dan sangat menegangkan. Film ini gila! Sungguh! Gila! Tidak salah bahkan rating film ini di IMDB adalah 8.4!

1 comment:

  1. Yeaaayyy finnaly nemu ini. Thx a lot jd tau jln ceritanya yg versi amerika. Cuma mengandalkan film di transtv jadi ngambang. Sekarang jd jelas.

    ReplyDelete