Wednesday, September 7, 2011

Pias

Sakit itu adalah ketika air matamu menumpuk di tenggorokan karena saking sedihnya. Padahal air mata itu keluar dari kelenjar di mata, tapi kenapa mereka seolah tersumbat di tenggorokan? Rasa sakitnya menjalar dari akar rambut sampai ke sidik jari kaki. Dan terasa paling sakit di hati.

Sakit itu saya rasakan ketika usaha yang saya lakukan sama sekali tidak dihargai. Padahal orang itu adalah orang yang seharusnya tahu seperti apa saya. Seharusnya tahu, tapi ternyata untuk mencari tahu pun dia takmau.

Melihatnya mencemooh saya bertanya pada diri saya sendiri, "Seburuk itukah aku?" Terasa darah tiba-tiba menghilang, turun ke jari-jari kaki, masuk ke celah lantai, mengalir bersama air buangan ke selokan.

Saat itu saya butuh dukungan, tapi nyatanya takada yang mendukung saya. Orang lain yang tahu malah membuat tenggorokan saya semakin sakit. Darah saya semakin terhisap ke selokan.

Ketika kamu nanti tahu apa itu pengertian dan penghargaan, jangan kamu sia-siakan keduanya. Jika kamu sudah mengerti, hargai dia. Apa pun bentuk rasa sakit, dia tetap tidak enak bukan?

No comments:

Post a Comment